Rabu, 09 Oktober 2019

Hasil gambar untuk E PSYCHOLOGY
(Source: Google)          
          Sistem informasi psikologi mungkin terdengar masih asing bagi masyarakat, termasuk mungkin pada mahasiswa psikologi itu sendiri. Sebenarnya, apa itu sistem informasi psikologi? Apakah merupakan cabang ilmu psikologi yang meninjau sistem informasi dari sisi alam bawah sadar? Hehe, sepertinya tidak mungkin yaa.. mungkin melalui penjelasan di bawah ini, teman-teman bisa mendapat insight baru mengenai apa itu sistem informasi psikologi atau SIP.
              Mulai dari sistem itu sendiri, menurut INCOSE (dalam Ceng dkk, 2017) sistem didefinisikan sebagai “an integrated set of elements, subsystems and assemblies that accomplish a defined objective. These elements include products (hardware, software, firmware), processes, people, information, techniques, facilities, services, and other support elements” atau seperangkat elemen, subsistem, dan rakitan terpadu untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Elemen-elemen ini termasuk pada produk (perangkat keras, perangkat lunak, firmware), proses, orang, informasi, teknik, fasilitas, layanan, dan elemen pendukung lainnya. Secara singkat, sistem merupakan sebuah perangkat lengkap yang bertujuan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
            Mengenai informasi sendiri, informasi didefinisikan sebagai data yang telah diporeses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang (Davis dalam Sutabri, 2012). Informasi memiliki kaitan yang sangat erat dengan data karena informasi sendiri berasal dari data. Oleh sebab itu, perlu diluruskan bahwa istilah data berbeda dengan informasi karena sering kali masyarakat tertukar dalam menggunakan kedua istilah tersebut (Sutabri, 2012).
            Sebelum mengetahui definisi dari sistem informasi psikologi itu sendiri, akan lebih mudah jika kita mengetahui definisi dari sistem informasi. Menurut Hall (2009) sistem informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal di mana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai.sistem informasi berguna untuk mengubah input menjadi informasi guna memenuhi kebutuhan yang sesuai. Sistem informasi memiliki banyak jenis, mulai dari sistem informasi pemerintah (e-government), sistem kartu cerdas (smart card), sistem informasi rumah sakit, sampai sistem informasi psikologi (SIP).
            Ternyata, sistem informasi psikologi merupakan salah satu jenis dari sistem informasi. Lalu, apakah itu sistem informasi psikologi? Sebelumnya, mari kita jabarkan definisi dari psikologi itu sendiri. Secara etimologi psikologi terdiri dari kata psyche (jiwa) dan logos (ilmu) yang artinya adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Lebih tepatnya, psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental seseorang. Menurut Crow dan Crow (1992) psikologi didefinisikan sebagai “study of human behavior and human relationship” atau psikologi adalah ilmu mengenai tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain maupun makhluk hidup lain dan lingkungannya.
            Setelah mengetahui definisi per kata, mungkin akan lebih mudah bagi teman-teman untuk memahami definisi sistem informasi psikologi secara keseluruhan. Menurut kurniawati yang dikutip dari laman http://ana.staff.gunadarma.ac.id/ sistem informasi psikologi adalah suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi. Dari definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi merupakan salah satu cabang dari sistem informasi yang didalamnya terdapat kombinasi antara penggunaan komputer untuk memproses input dan menghasilkan output yang berkaitan dengan ilmu psikologi.


DAFTAR PUSTAKA:

Ceng., Dori, D., Griego, R., & Sillitto, H.G. (2017). Defining “System”: a Comprehensive Approach. Conference paper INCOSE International Symposium, Adelaide, Australia.
Crow, A., & Crow, L.D. (1992). Educational Psychology. New Jersey: Littlefeld Adams and Co.
Hall, J.A. (2009). Accounting Information System. Jakarta: Salemba Empat.
Kurniawati, A. Sistem Informasi Psikologi (PPT). diakses pada 9 Oktober 2019, 19.20 WIB dari http://ana.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/33562/SISTEM+INFORMASI.ppt
Sutabri, T. (2012). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.

             

Veni Vidi Vici . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates